Terkait Pelaporan Dana Kampanye, Partai dan Calon Pemenang Bisa Didiskualifikasi

Pemilu-2014-ANtara-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara kembali mengingatkan partai politik dan calon legislatif untuk DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota serta DPD RI peserta Pemilu agar segera melaporkan dana kampanye tahap akhir, yakni pelaporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pada masa Pemilu Legislatif 2014.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Sumut Evi Novida Ginting di sela-sela acara Rapat Pleno Terbuka KPU Sumut di Grand Angkasa, Rabu (23/4). Menurut Evi, bila laporan dana kampanye tidak diindahkan, maka Parpol pemenang dan calon yang terpilih terancam didiskualifikasi.

Himbauan pelaporan dana kampanye ada di atur dalam PKPU No 17/2013, kata Evi. Dimana, sanksi tegas bagi mereka yang tidak mengindahkan adalah digugurkan kemenangannya. Sehingga kepada partai dan calon yang diprediksi maju sebagai anggota legislatif dan DPD diharuskan segera melaporkan dana kampanye paling lambat 24 April Pukul 18.00 WIB.

Masih berdasarkan aturan KPU, ada satu tahapan lagi yang harus dilalui oleh para peserta Pemilu yakni pelaporan dana kampanye tahap akhir dan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP). Bila tidak menyerahkan atau laporan dana kampanye yang bersangkutan ditemukan laporan fiktif, terbukti menggunakan uang negara dan dari sumber-sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan maka terancam didiskualifikasi.

Sementara Kabag Hukum KPU Sumut, Evi Daulay menjelaskan pelaporan dana kampanye tahap akhir ini akan diserahkan KPU ke KAP selambatnya tanggal 26 April 2014. Dalam rentang waktu 30 hari ke depan, KAP mengaudit pelaporan tersebut untuk dinilai kelayakan dan kebenarannya.

“Setelah itu, hasil audit dari KAP akan dilaporkan ke KPU Sumut serta KPU kapubaten/kota. Khusus untuk DPD RI, KAP melaporkannya ke KPU pusat. Apabila ditemukan calon atau partai pemenang yang bermasalah laporan dana kampanyenya, maka KPU membuat berita acara untuk diserahkan ke KPU RI. Pusatlah nanti yang akan menetapkan keputusannya (didiskualifikasi atau tidak-red),” katanya.

Bawaslu Sumut melalui salah seorang anggotanya Aulia Andri menegaskan bahwa Bawaslu dalam hal ini sifatnya menghimbau kepada semua partai dan calon ;legislatif peserta pemilu agar melaporkan dana kampanyenya sampai Kamis (24/4).

“Kita akan mengawasi azas kepatuhan partai dan calon legislatif dengan melakukan verifikasi terhadap laporan dana kampanye yang telah digunakan. Karena, amatan kita banyak juga caleg yang merasa dirinya sudah kalah tidak lagi melaporkan penggunaan dana kampanyenya,” papar Aulia Andri. (Jam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*