KPU Tekankan Riset untuk Peningkatan Parmas

KONSOLIDASI NASIONALJAMBI-Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat (Parmas), maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara nasional menekankan penting riset di seluruh bagian. Anggota KPU Sumut Yulhasni yang baru pulang dari Rapat Konsolidasi Nasional Program Sosialisasi dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat Tahun 2016 yang digelar di Jambi mengatakan, basis yang digunakan KPU dalam hal merumuskan kebijakan tidak berdasarkan kepentingan politis dan juga kepentingan jangka pendek. ‘’Basis yang digunakan lebih bersifat objektif dengan memedomani hasil riset,’’kata Yulhasni, Selasa (8/3) kemarin di Kantor KPU Sumut.

Dijelaskan Yulhasni, dalam rapat yang dihadiri seluruh anggota KPU RI dan KPU Provinsi se-Indonesia tersebut, kegiatan riset tersebut merupakan program yang dibuat dari Pusat Pendidikan Pemilih KPU RI. ‘’Kegiatan riset sudah dimulai sejak tiga tahun terakhir. Khusus di Sumatera Utara, pusat pendidikan pemilih sudah dicanangkan di Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dan Kota Medan,’’ungkap Yulhasni.

Lebih lanjut dikatakan Yulhasni, secara nasional KPU memiliki program untuk meningkatkan partispasi masyarakat baik pada Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), maupun Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada), salah satunya program Pusat Pendidikan Pemilih melalui kegiatan riset. ‘’Program lainnya yang dimiliki oleh KPU RI adalah Rumah Pintar Pemilu,’’kata Yulhasni.

Yulhasni berharap ke depannya, partisipasi masyarakat bukan hanya soal kehadiran pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi bagaimana masyarakat ikut serta dalam setiap tahapan pemilu maupun pilkada seperti pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap ( DPT), kampanye, serta partisipasi dalam mengusulkan calon pemimpin. ‘’Untuk Kota Medan, kita memang menaruh perhatian secara khusus, apalagi menghadapi Pilgubsu 2018 mendatang,’’kata Yulhasni.

Dalam kesempatan tersebut, Yulhasni juga menyatakan bahwa KPU RI menargetkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Tahun 2017 dan 2018 meningkat dibandingkan Pilkada 2015.

Konsolidasi Nasional Program Sosialisasi dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat digelar guna membahas bagaimana mengelola program tahun 2016 ini bisa lebih efketif dan dapat dijadikan landasan awal persiapan untuk pemilu nasional serentak tahun 2019. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*