KPU Kota Gunungsitoli Menetapkan Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli 2020 dan mengaktifkan kembali Badan AdHoc

Gunungsitoli – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli mengaktifkan kembali Badan AdHoc, penyelenggara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli Tahun 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020. Pengaktifan kembali Badan AdHoc berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Badan AdHoc yang sebelumnya telah dibentuk oleh KPU Kota Gunungsitoli dan telah dinonaktifkan sementara masa kerjannya dikarenakan tahapan yang tertunda akibat wabah Covid 19. Maka sejak 15 Juni 2020 diaktifkan kembali setelah KPU Kota Gunungsitoli melaksanakan rapat koordinasi dengan Bawaslu Kota Gunungsitoli pada tanggal 14 Juni 2020.

Tahap restrukturalisasi anggaran Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli telah dirampungkan sesuai kebutuhan pelaksanaan lanjutan tahapan setelah melakukan rapat bersama pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama KPU Kota Gunungsitoli. Tahapan selanjutnya dilaksanakn sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020, KPU Kota Gunungsitoli mengaktifkan kembali Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Dari sisi regulasi KPU Kota Gunungsitoli juga melakukan perubahan Surat Keputusan tentang Penetapan Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli Tahun 2020 melalui Surat Keputusan Komisi Pelihan Umum Kota Gunungsitoli Nomor : 64/PP.04.2/Kpt-1278/KPU-Kot/VI/2020 tanggal 15 Juni 2020, serta perubahan Surat Kepusan tentang masa kerja Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Badan AdHoc yang diaktifkan kembali merupakan hasil seleksi sebelum adanya pandemi Covid-19.  Berdasarkan surat dinas KPU Nomor 441 disebutkan masing-masing PPK dan PPS  diminta mengisi surat keterangan sehat bebas Covid-19, KPU Kota Gunungsitoli melakukan assesment kepada 303 (tiga ratus tiga) orang PPS dan 30 (tiga puluh) orang PPK. Pernyataan ini diwajibkan setiap penyelenggara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli mengisi riwayat kesehatan dan perjalanan.

Dalam pelaksanaan program dan tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli tahun 2020 di tengah pandemi Covid 19 KPU Kota Gunungsitoli akan menerapkan standar protokol kesehatan Covid 19.

Download ======> disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*